Pada postingan
kali ini saya akan membahas cara memperbaiki lampu emergency, Lampu emergency
merupakan merupakan lampu penerangan darurat yang digunakan pada saat listrik
PLN padam. Lampu darurat sangat penting jika listrik dari PLN mati. Lampu
darurat akan menyala otomatis jika sumber daya listrik dari PLN tersebut
mati. Tentunya kehadiran lampu emergency ini bisa membantu anda sebagai
alat penerangan di dalam gelap. Banyak macam bentuk lampu
emergency ini. Mulai dari menggunakan lampu neon sebagai penerangan
hingga ke lampu LED. Perbedaannya adalah dari segi daya dan hemat. Lampu
LED hanya membutuhkan daya lebih sedikit dibanding lampu neon. Hal lain
adalah lampu LED jauh lebih hemat dibandingkan dengan lampu neon.
Tentunya lama waktu hidup dari lampu LED akan jauh lebih lama dari lampu
neon. Ada beberapa jenis lampu emergency yang perlu harus kita ketahui :
- Lampu emergensi TL atau Neon, lampu penerangan darurat menggunakan lampu Neon
- Lampu emergensi LED, Lampu penerangan darurat yang menggunakan lampu led dengan jumlah yang banyak.
- Lampu Emeregensi dengan menggunakan bohlam lampu pijar.
Pada umumnya
lampu emergency yang banyak digunakan adalah lampu emergency yang terbuat dari
lampu LED, karenaya lampu LED lebih hemat konsumsi listrik dan juga lebih efisien
dibandingkan dengan lampu jenis lain, serta rangkaian elektronika yang
sederhana tanpa memerlukan inverter seperti pada lampu emergency neon.
Berikut
merupakan bagian bagian pada lampu emergency antara lain:
- Battery 6 volt
- Rangkaian Charger
- Saklar on/off
- Lampu LED, Lampu TL atau Neon.
- Rangkaian Inventer (hanya terdapat pada lampu emergency neon atau TL)
Cara kerja Lampu
Emergency:
Pada saat stop
kontak di colokkan ke listrik 220v AC maka rangkaian charger akan bekerja
mengisi battery sampai penuh 6volt atau 12volt, apabila saklar dalam keadaan ON
selama dalam masa pengecasan lampu akan otomatis padam, apabila listrik
tiba-tiba padam maka secara otomatis lampu akan langsung menyala. Dalam keadaan
battery masih normal lampu emergency akan tahan menyala kurang lebih 6 jam.
Berikut
Kerusakan-kerusakan yang sering terjadi pada lampu emergency:
- Kerusakan pada Battery, tanda-tandanya: kalau diukur tegangan battery tetap drop.Cara memperbaikinya adalah dengan mengganti batterynya. Harganya berkiran 50 ribu
- Kerusakan pada rangkaian Charger, tanda-tandanya: pada saat dicolokan kelistrik 220 lampu indikator tidak menyala, dan pada saat kita ukur tegangan output yang ke battery tidak keluar. Cara memperbaikinya perlu dilakukan pengukuran secara detail pada komponen pendukung seperti Kapasitor, resistor ataupun transistornya.
- Kerusakan pada saklar: tanda-tandanya jika saklar di ON kan lampu terkadang nyala tapi juga terkadang tidak.(biasanya kerusakan pada saklar jarang terjadi).
- Kerusakan pada lampu. Untuk kerusakan pada lampu LED jarang terjadi, untuk kerusakan pada lampu TL / Neon tanda-tandanya pada bagian ujung Neon biasanya berwarna hitam.
- Kerusakan pada rangkain inventernya. tanda-tandanya bila battery diukur tegangan bagus 6 / 12 volt kemudian lampu juga bagus , tetapi kalau di nyalakan tidak bisa menyala. Cara memperbaikinya perlu dilakukan pengukuran secara detail di setiap komponennya.
untuk kalian
yang memiliki lampu emergency yang
bermasalah atau rusak hendaknya mencoba untuk memeperbaikinya sendiri.
karna sebagian besar kerusakan yang terjadi hanya terletak pada bagian
baterainya. untuk kerusakan pada bagian yang lain sangat jarang terjadi.











